Anda kadang masih saja bingung membedakan ayam kampung dan ayam negeri? Mungkin karena Anda belum tahu apa saja perbedaan ayam kampung dan ayam negeri itu. Biar tak lagi bingung, sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu perbedaan ayam kampung dan ayam negeri itu apa saja, inilah perbedaan antara daging ayam kampung dan ayam negeri

Ayam Kampung:
- Ayam kampung dikembangbiakkan secara alami tanpa adanya campuran bahan kimia pada saat diternakkan, karena tidak ada kandungan obat-obatan tertentu pada makanannya.
- Memiliki kulit yang keriput pada bagian dada dan tampak lebih kurus dengan tulang dada yang menonjol.
- Ayam kampung umumnya memiliki tubuh yang jenjang dan lebih panjang, kulit yang tak mudah sobek dan lebih kuat.
- Pada bagian dada biasanya teksturnya dan dagingnya lebih alot, jadi butuh waktu yang lama untuk memasaknya agar lebih empuk
- Warna daging ayam kampung cenderung lebih gelap, kaki dan cakarnya pun lebih ke warna kuning atau kehitaman.
- Ayam kampung memiliki rasa yang lebih enak dan lebih gurih dibandingkan dengan ayam negeri.
- Ayam kampung juga memiliki kandungan lemak yang sedikit sehingga bisa menjadi pilihan untuk Anda yang sedang menjalankan diet. Selain itu, ayam kampung mengandung protein, vitamin, mineral, rendah lemak dan juga rendah kolesterol.




Ayam Negeri:
- Ayam negeri atau yang biasa disebut juga ayam broiler lebih gemuk dari ayam kampung.
- Ayam negeri memiliki kulit yang mengkilap dengan banyak lemak di lapisan bawah kulit, terutama di sekitar ekor.
- Warna daging ayam negeri lebih cerah, dagingnya lebih empuk dan kenyal saat dipegang.
- Lebih mudah mengolah dan memasak daging ayam negeri karena memang sudah lebih empuk dan berisi daripada ayam kampung.
- Ayam negeri punya kandungan gizi nutrisi energi 295 kkal, jadi yang lebih tinggi dari kadar energi ayam kampung yang hanya 246 kkal.
- Ayam negeri memiliki kulit yang lebih mudah sobek
- Harga ayam negeri lebih murah, sekitar Rp 19.000 - 28.000 dari harga ayam kampung***
Share To:

Post A Comment: